Pages

BERITA RAKYAT

 
0 comments

√ Sumber Belajar dan bahan Ajar dalam Pendidikan Agama Islam

<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-6344005323835772"

     crossorigin="anonymous"></script>

<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-6344005323835772"     crossorigin="anonymous"></script>

Sumber Belajar dan bahan Ajar dalam Pendidikan Agama Islam1. Sumber Belajar

Sumber Belajar dan bahan Ajar dalam PAI – Sumber belajar adalah semua sumber yang dapat dipakai oleh peserta belajar, baik secara individual maupun kelompok untuk memudahkan terjadinya proses belajar. Menurut Subandijah, pengertian sumber belajar pada dasarnya merupakan suatu daya yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan proses belajar mengajar, baik langsung ataupun tidak, baik sebagian atau keseluruhan.

Sumber belajar dapat juga diartikan sebagai segala hal yang berada di luar diri anak didik yang memungkinkannya untuk belajar yang dapat berupa pesan, orang, bahan, alat, teknik dan lingkungan, sebagai mana dijelaskan oleh AECT (Association for Education and Communication Technology) yang  menyatakan bahwa sumber belajar (learning resources) adalah semua sumber baik berupa data, orang dan wujud tertentu yang dapat digunakan oleh siswa dalam belajar, baik secara terpisah maupun secara terkombinasi sehingga mempermudah siswa dalam mencapai tujuan belajar atau mencapai kompetensi tertentu.[1] Sumber belajar adalah bahan-bahan yang dimanfaatkan dan diperlukan dalam proses pembelajaran, yang dapat berupa buku teks, media cetak, media elektronik, narasumber, lingkungan sekitar, dan sebagainya yang dapat meningkatkan kadar keaktifan dalam proses pembelajaran.

Sumber belajar adalah segala sesuatu yang tersedia di sekitar lingkungan belajar yang berfungsi untuk membantu optimalisasi hasil belajar. Optimalisasi hasil belajar ini dapat dilihat tidak hanya dari hasil belajar saja, namun juga dilihat dari proses pembelajaran yang berupa interaksi siswa dengan berbagai sumber belajar yang dapat memberikan rangsangan untuk belajar dan mempercepat pemahaman dan penguasaan bidang ilmu yang dipelajari.

Definisi Sumber Belajar dan bahan Ajar dalam PAI

Sumber Belajar dan bahan Ajar dalam PAI – Sebagaimana disinggung di awal tulisan ini, bahwa bahan ajar mengambil peranan penting dalam mencapai proses pembelajaran yang sehat, maka sesuai dengan penjabaran yang diutarakan oleh Abdul Majid, yakni bahan ajar merupakan segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu guru atau instruktur dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Bahan yang dimaksud bisa berupa bahan tertulis maupun bahan tidak tertulis.[2]

Demikian dengan Nana Sudjana, menerangkan bahwa bahan ajar adalah isi yang diberikan kepada siswa pada saat berlangsungnya proses belajar mangajar. Dan, melalui bahan ajar ini siswa diantarkan kepada tujuan pengajaran. Dengan kata lain, tujuan yang akan dicapai siswa diwarnai dan dibentuk oleh bahan ajar.[3] Definisi lain bahwa bahan ajar adalah seperangkat sarana atau alat pembelajaran yang berisikan materi pembelajaran, metode, batasan-batasan, dan cara mengevaluasi yang didesain secara sistematis dan menarik dalam rangka mencapai tujuan yang diharapkan, yaitu mencapai kompetensi atau subkompetensi dengan segala kompleksitasnya.[4]

Dengan demikian bahan ajar hakikatnya adalah isi dari mata pelajaran atau bidang studi yang diberikan kepada siswa sesuai dengan kurikulum yang digunakan atau diterapkan dalam proses pembelajaran. Bahan ajar juga merupakan informasi, alat dan teks yang diperlukan guru atau instruktur untuk perencanaan dan penelaahan implementasi pembelajaran. Dengan bahan ajar inilah memungkinkan siswa dapat mempelajari suatu kompetensi atau kompetensi dasar secara runtut dan sistematis sehingga secara akumulatif mampu menguasai semua kompetensi secara utuh dan terpadu.

Berkenaan dengan bahan ajar ada beberapa komponen yang mesti tercakup di dalamnya, sedikitnya antara lain:

  1. Petunjuk belajar (petunjuk siswa atau guru)
  2. Kompetensi yang akan dicapai
  3. Informasi pendukung
  4. Latihan-latihan
  5. Petunjuk kerja, dapat berupa Lembar Kerja (LK)
  6. Evaluasi.[5]

Jenis-Jenis Bahan Ajar

Jenis bahan ajar dapat dikelompokkan menjadi empat yaitu:

1. Bahan ajar cetak (visual)

Sumber Belajar dan bahan Ajar dalam PAI – Bahan cetak dapat ditampilkan dalam berbagai bentuk. Yang termasuk dalam bahan ajar ini, yaitu:[6]

1)      Handout, adalah bahan tertulis yang dipersiapkan oleh seorang guru untuk memperkaya pengetahuan peserta didik. Contoh: dengan cara mendownload dari internet, atau menyadur dari sebuah buku.

<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-6344005323835772"     crossorigin="anonymous"></script>

2)      Buku, adalah bahan tertulis yang menyajikan ilmu pengetahuan.

3)      Modul, adalah sebuah buku yang ditulis dengan tujuan agar peserta didik dapat belajar secara mandiri tanpa atau dengan bimbingan guru, sehingga modul berisi paling tidak tentang segala komponen dasar bahan ajar yang telah disebukan sebelumnya.

4)      Lembarkegiatan siswa, adalah lembaran-lembaran berisi tugas yang harus dikerjakan oleh peserta didik. Lembar kegiatan biasanyaberupa petunjuk, langkah-langkah untuk menyelesaikan suatu tugas.

5)      Brosur, adalah bahan informasi tertulis mengenai suatu masalah yang disusun secara bersistem atau cetakan yang hanya terdiri atas beberapa halaman dan dilipat tanpa dijilid atau selebaran cetakan yang berisi keterangan singkat tetapi lengkap tentang perusahaan atau organisasi.

6)      Leaflet, adalah bahan cetak tertulis berupa lembaran yang dilipat tapi tidak dimatikan atau dijahit.

7)      Wallchart, adalah bahan cetak, biasanya berupa bagian siklus atau proses atau grafik yang bermakna menunjukkan posisi tertentu. Contoh: tentang siklus makhluk hidup binatang antara ular, tikus dan lingkungannya.

8)      Fotoatau gambar, sebagai bahan ajar tentu diperlukan satu rancangan yang baik agar setelah selesai melihat sebuah atau serangkaian foto atau gambar siswa dapat melakukan sesuatu yang pada akhirnya menguasai satu atau lebih kompetensi dasar.

9)      Modelatau maket, adalah bentuk yang dapat dikenal menyerupai persis benda sesungguhnya dalam ukuran skala yang diperbesar atau dikecilkan.[7]

2. Bahan ajar dengar (audio)

Sumber Belajar dan bahan Ajar dalam PAI – Media audio adalah media atau bahan yang mengandung pesan dalam bentuk auditif (pita suara atau piringan suara) yang dapat merangsang pikiran dan perasaan pendengar sehingga terjadi proses belajar.[8]

1)      Kaset/ piringan hitam/ compact disk

Media kaset dapat menyimpan suara yang dapat secara berulang-ulang diperdengarkan kepada peserta didik yang menggunakannya sebagai bahan ajar. Bahan ajar kaset biasanya digunakan untuk pembelajaran bahasa atau pembelajaran musik.

2)      Radio

Radio adalah media dengar yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar, dengan radio peserta didik bisa belajar sesuatu. Program radiodapat dirancang sebagai bahan ajar, misalnya pada jam tertentu guru merencanakan sebuah progam pembelajaran melalui radio. Seperti mendengarkan pengajian langsung di cenel radio dais yang sedang berlangsung.

3. Bahan ajar pandang-dengar (audio visual)

Audio visual adalah media yang mempunyai unsur suara dan unsur gambar. Jenis media ini mempunyai kemampuan yang lebih baik, karena meliputi kedua jenis media auditif (mendengar) dan visual (melihat).[9]

1)      Video/ Film

Umumnya progam video telah dibuat dalam rancangan lengkap, sehingga setiap akhir dari penayangan video siswa dapat menguasai satu atau lebih kompetensi dasar.

2)      Orang/ nara sumber

Orang sebagai sumber belajar dapat juga dikatakan sebagai bahan ajar yang dapat dipandang dan didengar, karena dengan orang seseorang dapat belajar misalnya karena orang tersebut memiliki ketrampilan khusus tertentu.

4. Bahan ajar interaktif (interactive teaching material)

<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-6344005323835772"     crossorigin="anonymous"></script>

Sumber Belajar dan bahan Ajar dalam PAI – Bahan ajar interaktif adalah kombinasi dari dua atau lebih media (audio, teks, garfik, gambar, animasi, dan video) yang oleh penggunanya dimanipulasi untuk mengendalikan perintah dan atau perilaku alami dari suatu presentasi. Bahan ajar interaktif dalam menyiapkannya diperluakn pengetahuan dan keterampilan pendukung yang memadai terutama dalam mengoperasikan peralatan seperti komputer, kamera video, dan kamera photo. Bahan ajar interaktif biasanya disajikan dalam bentuk compack disk (CD).

  1. Kriteria dan Sumber Bahan Ajar
  2. Kriteria materi pelajaran

Materi pelajaran berada dalam ruang lingkup isi kurikulum. Karena itu, pemilihan materi pelajaran tentu saja harus sejalan dengan ukuran-ukuran (kriteria) yang digunakan untuk memilih isi kurikulum bidang studi bersangkutan.

Kriteria materi pelajaran yang akan dikembangkan dalam sistem intruksional dan yang mendasari penentuan strategi belajar mengajar:[10]

1)      Kriteria tujuan instruksional

Sumber Belajar dan bahan Ajar dalam PAI – Suatu materi pelajaran yang terpilih dimaksudkan untuk mencapai tujuan instruksional khusus atau tujuan-tujuan tingkah laku. Karena itu, materi tersebut supaya sejalan dengan tujuan-tujuan yang telah dirumuskan.

2)      Materi pelajaran supaya terjabar

Perincian materi pelajaran berdasarkan pada tuntutan dimana setiap TIK telah dirumuskan secara spesifik, dapat diamati dan terukur. Ini berarti terdapat keterkaitan yang erat antara spesifikasi tujuan dan spesifikasi materi pelajaran.

3)      Relevan dengan kebutuhan siswa

Kebutuhan siswa yang pokok adalah bahwa mereka ingin berkembang berdasarkan potensi yang dimilikinya. Karena setiap materi pelajaran yang akan disajikan hendaknya sesuai dengan usaha untuk mengembangkan pribadi siswa secara bulat dan utuh. Beberapa aspek di antaranya adalah pengetahuan sikap, nilai, dan keterampilan.

4)      Kesesuaian dengan kondisi masyarakat

Siswa dipersiapkan untuk menjadi warga masyarakat yang berguna dan mampu hidup mandiri.

5)      Materi pelajaran mengandung segi-segi etik

Materi pelajaran yang akan dipilih hendaknya memepertimbangkan segi perkembangan moral siswa kelak. Pengetahuan dan keterampilan yang bakal mereka peroleh dari materi pelajaran yang telah mereka terima di arahkan untuk mengembangkan dirinya sebagai manusia yang etik sesuai dengan sistem nilai dan norma-norma yang berlaku di masyarakatnya.

6)      Materi pelajaran tersusun dalam ruang lingkup dan urutan yang sistematik dan logis

<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-6344005323835772"     crossorigin="anonymous"></script>

Setiap materi pelajaran disusun secara bulat dan menyeluruh, terbatas ruang lingkupnya dan terpusat pada satu topik masalah tertentu. Materi disusun secara berurutan dengan mempertimbangkan faktor perkembangan psikologis siswa.

7)      Materi pelajaran bersumber dari buku sumber yang baku, pribadi guru yang ahli dan masyarakat

Ketika faktor ini perlu diperhatikan dalam memilih materi pelajaran. Buku sumber yang baku pada umumnya disusun oleh para ahli dalam bidangnya dan disusun berdasarkan GBPP yang berlaku, kendatipun belum tentu lengkap sebagaimana yang diharapkan. Guru yang ahli penting, oleh sebab sumber utama memang adalah guru itu sendiri.

Sumber Bahan Ajar PAI

Sumber Belajar dan bahan Ajar dalam PAI – Dalam pembelajaran konvensional sering guru menentukan buku teks sebagai satu-satunya sumber materi pelajaran. Namun, selain buku teks, guru seharusnya memanfaatkan berbagai sumber belajar yang lain.

Sumber materi pelajaran yang dapat dimanfaatkan untuk proses pembelajaran dapat dikategorikan sebagai berikut:[11]

1)      Tempat atau lingkungan

Lingkungan merupakan sumber yang sangat kaya sesuai dengan tuntunan kurikulum. Ada dua bentuk lingkungan belajar, pertama, lingkungan atau tempat yang sengaja di desain untuk belajar siswa seperti laboratorium, perpustakaan, ruang internat, dan lain sebagainya. Kedua, lingkungan yang tidak di desain untuk proses pembelajaran tetapi keberadaannya dapat dimanfaatkan misalnya halaman sekolah, taman sekolah, kantin, kamar mandi, mushola atau masjid, dan lain sebagainya. Kedua bentuk lingkungan ini dapat dimanfaatkan oleh setiap guru karena memang selain memiliki informasi yang sangat kaya untuk mempelajari materi pembelajaran, juga dapat secara langsung dijadikan tempat belajar siswa.

2)      Orang atau nara sumber

Pengetahuan itu tidak statis akan tetapi bersifat dinamis yang terus berkembang secara cepat oleh karena itu, kadang-kadang apa yang disajikan dalam buku teks tidak sesuai lagi dengan perkembangan ilmu pengetahuan mutakhir. Oleh karena itu, untuk mempelajari konsep-konsep baru guru dapat menggunakan orang-orang yang lebih menguasai persoalan misalnya dokter, polisi dan sebagainya.

3)      Objek

Objek atau benda yang sebenarnya merupakan sumber informasi yang akan membawa siswa pada pemahaman yang lebih sempurna tentang sesuatu.

4)      Bahan cetak dan non cetak

Bahan cetak adalah berbagai informasi sebagai materi pelajaran yang disimpan dalam berbagai bentuk tercetak seperti buku, majalah, koran dan sebagainya. Sedangkan bahan ajar non cetak adalah informasi sebagai materi pelajaran, yang disimpan dalam berbagai bentuk alat komunikasi elektronik yang biasanya berfungsi sebagai media pembelajaran misalnya dalam bentuk kaset, video, komputer, CD, dll.

Demikian ulasan seputar Sumber Belajar dan bahan Ajar dalam PAI, semoga bermanfaat.

 DAFTAR PUSTAKA

Djaramah, Syaiful Bahri dan aswan Zain, 2010, Strategi Belajar Mengajar, Jakarta: PT. Rineka Cipta

Harjanto, 2005, Perencanaan Pembelajran, Jakarta: Rineka Cipta

Majid, Abdul,2009, Perencanaan Pembelajaran, Bandung: PT. Remaja Rosda Karya Offset

Sadiman, Arief Sukadi dkk.,1988, Beberapa Aspek Pengembangan Sumber Belajar, Jakarta: Mediyatama Sarana Perkasa

Sanjaya, Wina, 2009, Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran, Jakarta: Kencana,

Sudjana, Nana,2009, Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo

[1]http://aect.site-ym.com/members/group.aspx?id=67629&hhSearchTerms=%2522learning+and+resources%2522 24 Oktober 2013, 11:27 wib.

[2] Abdul Majid, Perencanaan Pembelajaran, (Bandung: PT. Remaja Rosda Karya Offset, 2009), 173.

[3] Nana Sudjana, Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar, (Bandung: Sinar Baru Algensindo, 2009), 67.

[4] Ika Lestari, Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Kompetensi, (Padang : Akademia, 2013), 1.

[5] Abdul Majid, Perencanaan Pembelajaran, 174.

[6] Ibid., 182.

[7] Arief Sukadi Sadiman, dkk., Beberapa Aspek Pengembangan Sumber Belajar, (Jakarta: Mediyatama Sarana Perkasa, 1988), 186.

[8] Wina Sanjaya, Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran, (Jakarta: Kencana, 2009), 216.

[9] Syaiful Bahri Djaramah dan aswan Zain, Strategi Belajar Mengajar, (Jakarta: PT. Rineka Cipta, 2010), 124.

[10] Harjanto, Perencanaan Pembelajran, (Jakarta: Rineka Cipta, 2005), 222-224.

[11] Wina Sanjaya, Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran, 146-149

 <script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-6344005323835772"

     crossorigin="anonymous"></script>

Read more...

AHOK KEBELANDA

0 comments
Gubernur Provinsi DKI Jakarta Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama disambut fansnya saat tiba di Bandara Schiphol, Amsterdam, Belanda. Kunjungannya kali ini untuk memenuhi undangan Wali Kota Rotterdam Ahmed Aboutaleb.

Tiba di bandara, sejumlah spanduk bertuliskan 'Welkom in Holland' sudah menanti suami Veronica Tan itu. Warga negara Indonesia yang mayoritas ibu-ibu itu menyambut Ahok dengan memberikan Rangkaian mawar putih dan mawar merah. Dengan sigap Ahok menerima bunga tersebut sambil nyeletuk guyonan renyah. "Hati-hati bu, mawar merah berduri," ucap Ahok sambil terkekeh.

Kemeriahan penyambutan Ahok terlihat dari video yang diunggah Yasmin Soraya ke akun Facebooknya. Dalam video yang berdurasi 1 menit 39 detik itu tergambar kehisterisan ibu-ibu menyambut Ahok. "Pak Ahok foto dong, selfie dong," kata salah seorang ibu berteriak.

Ahok menyalami nereka satu per satu dengan muka sumringah. Tak ingin kehilangan momen, ibu-ibu nekat menciumi pria asal Bangka Belitung itu "Jangan dicium, jangan dicium. Belum mandi," sahut yang lain sambil tertawa.

Suara histeris mereka langsung hilang saat salah seorang pria menerobos suasana ricuh tersebut. Pria itu menjabat tangan Ahok sambil menyambutnya secara formal. "Selamat datang di Belanda, mudah-mudahan sukses," ucap pria tersebut.

Di akun Yasmin Soraya sendiri, video itu masih ramai diperbincangkan. Masih dari kalangan Ibu, Yasunari Jansen Gusti Ayu meminta para ibu tak mengulangi tingkah nekat mereka.

"Pak Ahoknya pasti kaget diciumin hahahaha beliau ngerti kok kayaknya tapi bener juga kata mbak Johra kita tertib dikit kasihan pak Ahok," tulis dia.

Komentar terebut pun dibalas Nina Latief. " Wah ibu-ibu fansnya Ahok juga. Kok sama ya sama saya, fansnya Ahok juga," tulis Nina.

Ahok juga mengucapkan terima kasih pada seluruh warga Indonesia di Belanda yang menyambutnya dan mendukung kunjungan kerja di kota tersebut. “Terima kasih atas sambutan seluruh teman-teman WNI di salah satu kunjungan kerja saya di Belanda,” kata Ahok melalui akun Instagramnya, @basukibtp.

Mantan bupati Belitung Timur itu datang ke Belanda untuk memenuhi undangan Wali Kota Rotterdam. Dia meninjau sejumlah lokasi bendungan di Rotterdam yang bakal diterapkan di Jakarta. Rencananya, Ahok akan berada di Rotterdam sampai tanggal 24 September mendatang.

Read more...

FAKTA PANCASILA TERZOLIMI....Komentar di youtube buat mas DEDY combuzer

0 comments
FAKTA PANCASILA TERZOLIMI

Mas dedi Cobuzeer...pancasila bila disimpulkan adalah keberagaman yang dijamin Oleh UUD...dasar-dasar pancasila itu dirumuskan oleh ulama2 islam dan disahkan oleh sokarno pada tgl 18 agustus dengan 5 point penting yang lahir mengikat keberagamaan menjadi satu...
Pembukaan UUD 1945
"Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur."
"Atas berkat rahmat Allah SWT Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya."
"Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada..
dalam pembukaan ini jelas diuntukkan rasya syukur kepada ALLah SWt karna telah memerdekan indonesia dari penjajahan belanda yang jelas2 100% kristen dan mata-matanya po an tuy dari cina yang jelas-jelas 50% beragama kongucu..
agama ini pernah jadi agama penghianat NKRI karna jelas2 mereka lah yang dahulu mempersulit kemerdekaan indonesia.. ..orang hindu, kristen, budha dan agama baru diindonesia kongucu...mereka mendapatkan toleransi dari islam dikarnakan kami selalu menjaga toleransi yang begitu besar kami menjaga kerukunan..pancasila itu tidak tercetak dgn rumusannya berdasarkan kemanusian mas... tapi dengan kekuatan agama islam lihatlah butir2 pancasila murni dasar2nya dari islam makanya diamalkan oleh umat islam karna pancasila adalah ajaran mutlak dari agama kami...namun umat islam dengan jiwa besar membiarkan pancasila milik semua kalangan agama agar rukun dengan bahasa semu..atau bahasa luas yang koperhensif...kami jaga toleransi rumusan pancasila itu tapi dirusak oleh setitik nila yaitu ahok dan diperkeruh oleh cina2 pendatang dengan hacker dan berita yang masif yang memojokkan islam...awal rusaknya pancasila dikianati oleh oknum yang 100% bergama komunis dan kristen...dan 100% korbannya selalu mayoritas islam...bila hukum tegak maka pancasila berdiri dengan tegak sebagai lambang negara namun jika yang dimusuhi selalu islam oleh pemerintah dan pentolan2an pendukungnya maka pancasila tidak akan pernah terwujud karna yang merusak pancasila itu sendiri adalah pemerintah itu dengan hukum tajam kebawah tumpul keatas..jika kita pancasila maka hentikan permusuhan dengan umat islam..jika kita ingin rukun maka hargai umat islam yang mayoritas...karna kami tidak minta apa-apa dari kalian tapi jangan ganggu kami..kami hanya minta jangan ganggu islam jika anda memang cinta pancasila...kalian hari ini damai atas toleransi pancasila yang diamalkan oleh muslim. kami tidak pernah memulai dan kami selalu diam bagaikan diamnya peran TNI hari ini tapi ketahuilah...toleransi ada batasnnya..yaitu.bila hukum tidak tau sasarannya dimana...maka pergerakan akan dimulai dangan TAKBIR..!!! ALLAHUAKBAR!!!
Read more...

bom menewaskan beberapa orang.....

0 comments
Brimob Bersenpi Laras Panjang Sterilisasi Flyover Terminal Kp Melayu



Jakarta - Polisi tidak hanya melakukan sterilisasi di lokasi ledakan bom di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur. Sejumlah personel Brimob bersenjata api laras panjang juga melakukan sterilisasi hingga ke flyover Jl Basuki Rahmat.

Pantauan detikcom, sekitar 20 personel Brimob bersenjata api laras panjang berjalan di flyover Jl Basuki Rahmat. Terminal Kampung Rambutan sendiri dapat dilihat dari atas flyover tersebut.

Polisi memasang perimeter penjagaan di lokasi di sepanjang flyover tersebut. Warga diimbau untuk menjauh. Sejumlah warga memang ada yang menonton lokasi ledakan dari atas flyover tersebut.

Sementara arus lalu lintas di lokasi terpantau ramai lancar. Sekitar pukul 23.00 WIB, arus lalu lintas sudah mulai kendor, tidak terlalu macet.

Namun, akses menuju ke Terminal Kampung Rambutan kini sudah ditutup. Warga dilarang untuk mendekati Terminal Kampung Melayu. 
(CCR.com)
Read more...